KONFERENSI APS III


INOVASI PEMBANGUNAN PAPUA BERBASIS ETNOSAINS
Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah 2026
Konferensi APS III Timika 2026 merupakan ruang dialog strategis untuk mempertemukan pemerintah, akademisi, masyarakat adat, pelaku usaha, gereja, komunitas sipil, dan mitra pembangunan dalam merumuskan arah pembangunan Papua yang kontekstual, adil, berkelanjutan, dan berakar pada kekuatan lokal.
Analisis Papua Strategis (APS) merupakan forum kajian dan dialog strategis yang berfokus pada pembangunan Papua secara menyeluruh, berkeadilan, dan berkelanjutan. APS mengintegrasikan analisis kebijakan, ilmu pengetahuan, pengalaman lapangan, serta kearifan lokal masyarakat adat sebagai dasar dalam merumuskan gagasan pembangunan Papua yang kontekstual.
Konferensi APS telah diselenggarakan secara bertahap sebagai ruang temu lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas dampak gagasan pembangunan Papua. Konferensi APS III Tahun 2026 di Timika menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring, memperdalam agenda strategis, dan mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang relevan bagi Papua masa kini dan masa depan.
Penyelenggaraan Konferensi APS III di Timika juga mencerminkan komitmen bersama untuk membawa diskursus strategis nasional dan global lebih dekat kepada realitas hidup masyarakat Papua, dengan tetap menempatkan orang asli Papua, masyarakat adat, dan kepentingan daerah sebagai subjek utama pembangunan.
TENTANG KONFERENSI APS III
TEMA KONFERENSI
Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains
Tema ini menegaskan bahwa pembangunan Papua harus bertolak dari pengetahuan lokal, kearifan masyarakat adat, karakter sosial-budaya, dan kekayaan ekologis Papua, yang kemudian dipadukan dengan ilmu pengetahuan modern, teknologi tepat guna, digitalisasi, dan kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.
Pendekatan etnosains dipandang penting karena mampu menjembatani nilai-nilai lokal dengan inovasi pembangunan yang relevan, adil, berkelanjutan, serta menjawab tantangan riil Papua secara kontekstual.
TUJUAN KONFERENSI
Konferensi APS III bertujuan untuk:
Menjadi ruang dialog strategis lintas pemangku kepentingan dalam membahas arah pembangunan Papua.
Menghasilkan rekomendasi kebijakan pembangunan Papua yang berbasis etnosains, konteks lokal, dan kebutuhan riil masyarakat.
Memperkuat posisi masyarakat adat sebagai subjek utama pembangunan.
Mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, gereja, komunitas sipil, dan mitra pembangunan.
Mengangkat model-model pembangunan ekonomi lokal berbasis komunitas yang dapat direplikasi.
Memperkuat agenda digitalisasi, konektivitas layanan, dan infrastruktur pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal Papua.
Membuka ruang promosi, kolaborasi, dan kemitraan melalui booth, expo, dan forum jejaring strategis.
PEMBAHASAN KONFERENSI
Pembahasan Konferensi APS III meliputi isu-isu strategis pembangunan Papua, antara lain:
Pembangunan berbasis etnosains dan kearifan lokal Papua.
Ketahanan pangan dan pertanian terpadu berbasis komunitas.
Penguatan UMKM lokal, koperasi, dan ekonomi masyarakat adat.
Digitalisasi ekonomi lokal, transformasi layanan, dan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Pengelolaan sumber daya alam yang adil, lestari, dan berpihak pada masyarakat.
Infrastruktur dasar, energi terbarukan, dan konektivitas wilayah.
Tata kelola kebijakan publik, keadilan sosial, dan pembangunan yang inklusif.
Peran gereja, pendidikan, dan komunitas dalam transformasi sosial Papua.
Kolaborasi investasi, inovasi daerah, dan pengembangan model pembangunan berbasis potensi lokal.
PILOT PROJECT APS III
Model Kawasan Pembangunan Terpadu Berbasis Etnosains
Sebagai bagian dari pembahasan Konferensi APS III, akan diperkenalkan sebuah pilot project pembangunan terpadu berbasis etnosains sebagai studi kasus konseptual. Model ini dirancang untuk menunjukkan bagaimana pendekatan pembangunan Papua dapat dibangun dari akar komunitas, dengan mengintegrasikan pertanian, peternakan, lingkungan, energi terbarukan, kelembagaan ekonomi rakyat, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Pilot project ini dihadirkan bukan sekadar sebagai gagasan, tetapi sebagai bahan pembelajaran, dialog kebijakan, dan contoh arah pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan, kontekstual, dan relevan untuk Papua.


NARASUMBER
Konferensi APS III menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang dan bidang strategis, antara lain:
Perwakilan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Akademisi, peneliti, dan pusat kajian kebijakan.
Tokoh masyarakat adat dan pemimpin komunitas lokal.
Praktisi pembangunan, lingkungan hidup, ekonomi rakyat, dan pemberdayaan masyarakat.
Pelaku industri strategis, dunia usaha, koperasi, dan UMKM.
Perwakilan organisasi masyarakat sipil dan lembaga sosial-keagamaan.
Narasumber dari jejaring APS Global dan mitra internasional.
Para narasumber akan berbagi gagasan, pengalaman, dan rekomendasi strategis untuk memperkuat arah pembangunan Papua yang lebih adil, berkelanjutan, dan berpijak pada potensi daerah
PESERTA KONFERENSI
Konferensi APS III melibatkan peserta dari berbagai unsur, antara lain pemerintah pusat dan daerah, DPR dan MRP se-Tanah Papua, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat adat, gereja, pelaku UMKM, koperasi, komunitas sipil, dunia usaha, serta jejaring APS Global dan mitra internasional.
Peserta diharapkan berpartisipasi aktif dalam dialog, pertukaran gagasan, promosi kolaborasi, penguatan jejaring, dan perumusan rekomendasi strategis pembangunan Papua yang berkeadilan dan berkelanjutan.
PEMANGKU KEPENTINGAN
Pemangku Kepentingan:
Konferensi APS III melibatkan pemangku kepentingan lintas level, meliputi:
Pemerintah pusat dan kementerian/lembaga nasional.
Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Tanah Papua.
DPR, MRP, dan lembaga representatif daerah.
Akademisi, perguruan tinggi, dan pusat studi.
Masyarakat adat dan lembaga adat.
Gereja dan organisasi keagamaan.
Dunia usaha, UMKM, koperasi, dan investor strategis.
Organisasi masyarakat sipil dan komunitas lokal.
Jejaring nasional, diaspora Papua, dan mitra pembangunan global.
Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menjadi kekuatan utama untuk memastikan bahwa hasil konferensi tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kemitraan, rekomendasi kebijakan, dan agenda kerja bersama.
AGENDA KONFERENSI
Registrasi peserta dan pembukaan konferensi.
Sambutan resmi dan arah kebijakan pembangunan Papua.
Keynote speech dan pemaparan isu-isu strategis.
Panel diskusi tematik lintas sektor.
Dialog masyarakat adat, pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.
Presentasi model/pilot project pembangunan berbasis etnosains.
Sesi booth, expo, networking, dan promosi kemitraan strategis.
Perumusan rekomendasi strategis APS III.
Penutupan dan pernyataan bersama.
CTA & PENDAFTARAN
Konferensi APS III terbuka bagi para pemangku kepentingan, akademisi, pelaku usaha, masyarakat adat, gereja, komunitas sipil, mahasiswa, dan publik yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Papua.
Partisipasi aktif dalam konferensi ini diharapkan dapat memperkaya dialog, memperkuat kolaborasi, membuka peluang kemitraan, serta menghasilkan rekomendasi strategis pembangunan Papua berbasis etnosains menuju masa depan Papua yang lebih kuat, adil, dan berkelanjutan.
